Peran Perempuan dalam Membangun Kesetaraan Gender di Indonesia
Peran perempuan dalam membangun kesetaraan gender di Indonesia merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Sebagai individu yang turut berkontribusi dalam pembangunan negara, perempuan memiliki peran yang besar dalam menciptakan masyarakat yang adil dan merata.
Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS), perempuan di Indonesia memiliki tingkat partisipasi politik yang masih rendah dibandingkan dengan laki-laki. Hal ini menunjukkan bahwa masih banyak hambatan yang harus dihadapi oleh perempuan dalam mencapai kesetaraan gender. Oleh karena itu, perlu adanya upaya dari berbagai pihak untuk meningkatkan peran perempuan dalam membangun kesetaraan gender.
Salah satu tokoh perempuan yang aktif dalam memperjuangkan kesetaraan gender di Indonesia adalah Susi Pudjiastuti, Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2014-2019. Beliau mengatakan, “Perempuan memiliki potensi yang besar untuk berkontribusi dalam membangun bangsa. Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk memberikan dukungan dan ruang yang lebih luas bagi perempuan agar bisa tampil dan berperan aktif dalam berbagai bidang.”
Selain itu, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy juga menegaskan pentingnya peran perempuan dalam menciptakan kesetaraan gender. Beliau mengatakan, “Peran perempuan tidak hanya sebatas di rumah tangga, namun juga di berbagai sektor kehidupan. Dengan adanya kesetaraan gender, kita bisa menciptakan masyarakat yang lebih adil dan sejahtera.”
Dalam upaya membangun kesetaraan gender, perempuan juga perlu diberikan kesempatan yang sama dalam hal pendidikan dan lapangan pekerjaan. Hal ini sejalan dengan pendapat dari Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Ninik Rahayu, yang mengatakan bahwa “Pendidikan dan lapangan pekerjaan adalah dua hal yang sangat penting dalam meningkatkan peran perempuan dalam membangun kesetaraan gender.”
Dengan demikian, peran perempuan dalam membangun kesetaraan gender di Indonesia merupakan hal yang tidak bisa diabaikan. Dibutuhkan kerjasama dari semua pihak untuk menciptakan lingkungan yang inklusif dan mendukung bagi perempuan agar bisa turut serta dalam pembangunan negara. Kesetaraan gender bukan hanya tanggung jawab perempuan semata, namun juga tanggung jawab bersama untuk menciptakan masyarakat yang lebih adil dan merata.